Fortunately The Milk oleh Neil Gaiman

o-new-neil-gaiman-book-570

Buku lain Neil Gaiman yang aku baca setelah Coraline adalah Fortunately, The Milk yang baru saja minggu kemarin diantarkan oleh pengirim buku Gramedia.

Dari judulnya saja sudah aneh, Fortunately, The Milk, udah aja. Bukan sebuah frase yang sempurna mau bagaimana pun juga. Menceritakan sebuah cerita khayalan seorang Ayah yang pulang terlambat dari membelikan susu untuk anak-anaknya sarapan. Aku percaya itu adalah cerita khayalan seperti anak-anaknya. Namun cerita tersebut sungguh sangat luar biasa imaginatif. Hanya butuh 40 menit untuk membacanya dan aku mendapatkan waktu yang menyenangkan saat membaca buku ini. Aku rasa Ayah-Ayah di dunia ini perlu melihat karakteristik Ayah dalam cerita ini yang menyenangkan dan keren ku rasa. Serius dan tidak serius pada waktu bersamaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s